Dikara Diamond

Apakah Berlian Termasuk Logam?

Berlian mempunyai sifat penerus panas yang baik sama seperti logam, dan hanya ini satu-satunya sifat yang sama dengan logam mulia. Terdiri dari karbon murni, berlian mempunyai bentuk dan sifat yang sangat berbeda dengan grafit dan batu bara.

Dikarenakan tingkat panas yang luar biasa dan tekanan masif di bawah permukaan bumi, atom karbon mengikat dengan jalan yang unik. Hingga berlian terbentuk dengan struktur kristal yang langka. Jadi, berlian bukan termasuk logam.

Sifat berlian yang sangat kuat berkontribusi pada kecocokan berlian sebagai batu hias. Dikarenakan berlian hanya dapat di gores dengan berlian lain maka berlian dapat terjaga permukaannya tetap mulus dengan sangat baik.

Tidak seperti batu hias lainnya, berlian sangat cocok dipakai untuk sehari-hari, karena ketahanannya terhadap goresan. Kemungkinan, sifat kerasnya berkontribusi dalam kepopuleran berlian sebagai perhiasan yang lebih disukai untuk tunangan atau pernikahan.

Apakah berlian termasuk senyawa atau campuran?

Berlian adalah bentuk padat dari karbon yang terbentuk karena tekanan dan suhu ekstrem. Bentuk stabil dari karbon adalah grafit, akan tetapi berlian mempunyai sifat metastabil. berlian dapat dengan cepat berubah menjadi grafit ketika suhu diatas 4500 Kelvin.

Perubahan cepat dari grafit ke berlian dapat dicapai jika tekanan bisa stabil di atas garis kesetimbangan; pada 2000 kelvin dan dengan tekanan 35 GPa. Jadi, berlian bukan senyawa atau campuran, berlian adalah berupa unsur karbon murni. Berlian tidak mempunyai warna apa pun dan terlihat seperti Kristal yang bersih dari warna.

Bagaimanapun juga, terdapat beberapa kecacatan proses yang berakibat pada timbulnya warna pada berlian. Warna pada berlian bisa dikarenakan cacat saat proses atau kotoran yang masuk selama proses.

Cacat pada Kristal dikarenakan unsur yang sangat kuat dan hanya nitrogen, hidrogen dan boron yang dapat hadir saat pembentukan berlian. Logam transisi seperti nikel dan kobalt, yang biasanya di gunaan untuk membuat berlian sintetis dengan temperatur tinggi menjadi atom tersendiri pada berlian.

Nitrogen adalah kotoran yang umumnya menyatu pada berlian. Berlian yang mengandung nitrogen akan mempunyai warna kuning atau coklat, sedangkan Boron, akan memberikan warna biru pada berlian. Warna pada berlian mempunyai 2 sumber tambahan. Pertama, karena radiasi yang menyebabkan warna hijau pada berlian.

Kedua, deformasi plastik dari cacat berlian yang memberi warna coklat, pink bahkan merah pada berlian. Gemological Institute of America (GIA) mengklasifikasikan berlian dengan warna kuning pucat dan berlian coklat. Sebagai berlian dengan rentang warna normal, dan mempunyai grade dari “D” (tidak berwarna) hingga ke grade “Z” (kuning pucat).

Berlian dengan warna berbeda, seperti biru, di sebut dengan berlian dengan warna fantastis dan berada pada skala grade yang berbeda.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top
Kirim
Halo Kak, saya ingin tanya-tanya prosedur custom perhiasan Dikara Diamond, bisa dibantu?